Thursday, October 27, 2011

Seharusnya ku tahu

Sinar Ungu kembali menyoroti lampu-lampu mata hati, sebuah tulisan yang dulu kusimpan - kusibak - kembali,
lembar demi lembar kubaca perlahan, sangat perlahan.

Ingin ku coret lagi kertas putih ini, dulu pernah terisi, untuk seseorang  - entah bagaimana - selalu saja ada.
Kembali Sinar Ungu itu menyilaukan mata  - ku terpejam -

Sesak, haru, teriak - apakah masih ada - harap!

entah.

Kuberanikan, kusejajarkan beberapa bait kata, hingga menjadi sebuah prosa. Kembali kubaca masa lampau, yang seharusnya milikku - seharusnya!? -

Aku tahu, lebih dari mereka. Bahkan Aku tahu lebih dari aku sendiri. Saat penuh pelangi. Saat penuh warna.
Bahkan walau hanya satu warna, yaitu Ungu. Pengharapan, impian, imajinasi, seolah menjadi satu. Berat memang - bahkan sangat berat -

Kuambil waktu, kuputar kembali. Tapi hanya jarum-jarum saja yang berputar. Tidak-kah, waktu berputar dan kembali ke masa lampau????? TIDAK!

Sama Sekali Tidak!, apa yang kubuat sekarang, adalah apa yang kulakukan dulu.

Oktober 2011

2 comments: