Monday, March 1, 2010

Membuat Sales Letter yang Persuasif

Prinsip sales letter persuasif adalah menghasilkan surat penawaran yang emosional, yang akan mendorong orang lain untuk membeli produk yang kita tawarkan. Prinsip ini juga mengadopsi rumus klasik periklanan: AIDA: Attention (Perhatian), Interest (Minat), Desire (Keinginan), Action (Tindakan).

Langkah menulis sales letter persuasif:

1. Kreatifitas (Perhatian)
Bagian pertama ini adalah mengenai bagaimana menulis headline. Berikan PERHATIAN yang cukup dalam headline dan jadilah kreatif. Elemen dari headline:
  1. Jangan pernah lakukan penawaran dalam headline.
  2. Sampaikan sesuatu yang emosional, bila perlu mengejutkan.
  3. Sampaikan keuntungan/manfaat utama produk Anda.
  4. Bangunlah rasa ingin tahu, buat pengunjung penasaran.
  5. Buat seolah-olah headline yang Anda buat khusus untuk mereka secara pribadi.
  6. Buat headline sesingkat mungkin, jangan buang waktu pengunjung Anda.
Contoh headline:

“Hari ini, akhirnya saya bisa tersenyum…”

Ini akan memancing rasa ingin tahu pengunjung mengapa kita tersenyum? tanpa sadar mereka akan melanjutkan membaca…
2. Komunikatif (Minat & Keinginan)
Ok, sekarang pengunjung akan menuju isi dari surat penawaran Anda. Secara umum isi surat penawaran adalah seputar produk, keunggulannya, manfaatnya, dll. Biasanya bagian isi ini memerlukan penjabaran dan cukup menyita waktu pengunjung. Kemampuan komunikasi Anda dibutuhkan agar pengunjung tidak bosan. Bagaimana menjadi komunikatif dalam surat penjualan persuasif?
  1. Mulailah dengan perkenalkan diri Anda, misal: hai, nama saya Thorik
  2. Sampaikan manfaat/keuntungan yang di dapat dari produk Anda
  3. Susunlah bahasanya dengan cara yang mudah dipahami/sederhana
  4. Bangun kepercayaan pengunjung pada Anda
  5. Buatlah seperti sebuah dialog, misal berupa pertanyaan agar lebih interaktif
  6. Sisipkan sedikit humor atau motivasi agar pengunjung tidak lelah/jenuh
  7. Sisipkan testimoni/bukti sukses dari produk Anda
  8. * Harga dapat Anda letakkan setelah testimonial
  9. * Bonus menjadi wajib dalam Sales Letter, so berikan mereka apa bonus yang akan didapatkan
Jika Anda merasa telah cukup menjelaskan produk Anda, letakkan selanjutnya teks/gambar yang merupakan link untuk mengijinkan pengunjung melakukan pemesanan.
3. Pembelian (Tindakan)
Bagaimana mendorong pengunjung agar mengambil tindakan untuk membeli? Persuasi mengajarkan bagaimana proses mengambil keputusan untuk membeli itu terjadi. Anda dapat menggunakan kata-kata persuasif untuk menutup penjualan Anda, untuk meyakinkan pengunjung bahwa sekaranglah saat yang paling tepat untuk mereka MEMBELI produk Anda, saya berikan dua contoh penutup penjualan:
  1. Saya tidak tahu kapan akan menaikkan harganya, jadi pesanlah segera.
  2. Anda mungkin akan segera tahu bahwa harga ini terlalu murah, jadi belilah segera sebelum saya berubah pikiran dan menaikkan harga.
Tentu saja menyertakan garansi adalah salah satu kekuatan dalam meyakinkan seseorang bahwa produk Anda berkualitas, jadi sertakan garansi Anda.
Semoga bermanfaat…

Ingin teman Anda mendapatkan manfaat juga? Klik disini untuk membagikannya di facebook milik Anda



Blog Keren

1 comment:

  1. thanks bos untuk tipsnya

    artikelnya sungguh bermanfaat

    thanks

    ReplyDelete