Friday, January 29, 2010

SBY Vs Hancur Band

Syahdan di Pansus Kasturi terjadi gonjang ganjing setelah melihat Presiden Suka Bikin Yagu (maksudnya plesetan dari “lagu”) merilis album ketiganya. Dua anggota pansus Marahmarah Sedikit dan Gayung Lamban kebakaran jenggot, keduanya paling gerah dengan lagu “Ku Yakin Sampai di Sana” , lebih gerah lagi melihat Presiden Suka Bikin Yagu menggandeng vokalis top seperti Rio Febrian , Joy Tobing dan Tantowi Yahya (yang ini penyanyi apa politisi ya?), kemudian kasak kusuk untuk membalas move politik dari Presiden Suka Bikin Yagu. Keduanya sengaja tak melibatkan Ribut Situmpul yang jelas-jelas pro presiden. Marahmarah Sedikit dan Gayung Lamban memutar otak, tetapi hasilnya tetap deadlock karena keduanya sadar tak mungkin menciptakan lagu untuk menjawab lagu dari Presiden Suka Bikin Yagu. Bagaimana mau bikin lagu wong saat menghardik saksi saja terdengar fals. Gangsar Prasojo yang orangnya santun tiba-tiba melontarkan ide cemerlang untuk menggandeng band-band top negeri ini. Inilah hasilnya:

(Sirna sudah ST12 )

Seperti bintang di angkasa
jatuh tak dapat bertahan
Hancur dan teruslah musnah,
selamanya…
Mungkin inilah saatnya
hilang 1 yang terindah
Melelahkan bila,
kuharus bertahan…

(Jalanku bukan jalanmu –Andra and the Backbone)

tak bisakah kau lihat diriku
tak cukupkah bahasa tubuhku
katakan padamu bahwa ku tlah bosan
tak bisakah kau baca hatiku
(tak bisakah kau baca hatiku)
bahwa diriku tak menginginkanmu lagi
(diri ini tak menginginkanmu lagi)
katakan padamu bahwa ku tak tahan

(anang –separuh jiwaku pergi)

benar ku mencintaimu
tapi tak begini
kau khianati hati ini
kau curangi aku

(kau tipu aku -Kangen band)

kau jangan mencoba untuk di sini
kau jangan mencoba untuk kembali
bila kau di sini
biar ku yang pergi
kau tlah ingkari semua janjimu
kau tlah ingkari semua sumpahmu
sudah usai sudah cerita tentang kita
jangan pernah kau di sini
jangan pernah kau kembali
jangan pernah kau di sini

Parasit (gita gutawa)

baru kusadari
kau seperti parasit
minta ini itu
kau minta padaku dengan semaumu
cukup sudah ku kini mulai gerah
ku perlu oksigen
untuk aku bernafas
tanpamu
pergi kau ke ujung dunia
dehidrasi di gurun sahara
hilang di segitiga Bermuda

(Putus nyambung BBB)

Memangnya dunia ini punyamu
Apa memang hanya ada kamu
Banyak yang bisa menggantikan
Putus satu tumbuh seribu

(pelan-pelan saja-Kotak)

lepaskanlah ikatanmu dengan aku
biar kamu senang
bila berat melupakan aku
pelan-pelan saja
Marahmarah Sedikit dan Gayung Lamban sangat puas terhadap lagu hasil oplosan tersebut, lalu keduanya menyerahkan lagu tersebut ke Gurita Record untuk direkam. Gangsar Prosojo mengusulkan agar lagu tersebut dinyanyikan oleh…..HANCUR BAND.
(http://www.kompasiana.com/gunawan_yebe)

No comments:

Post a Comment