Wednesday, January 27, 2010

Bukan Indonesia Kalo Ga Rame…


Isu pemakzulan menjadi isu hangat akhir - akhir ini, pemakzulan atau Impeachment terhadap Presiden RI menjadi bidikan Oposisi, namun Pemerintah dalam hal ini Pak SBY cepat melakukan tindakan antisipasi ibarat main catur ketika pion di depan kuda melangkah satu langkah maka Pak SBY telah melangkah dua langkah, saling serang dan saling counter membuat permainan menjadi menarik kadang tertekan kadang menekan dan semuanya itu mengatasnamakan Rakyat.
SBY merupakan Presiden Terpilih yang dipilih oleh Rakyat secara langsung lebih dari 60% Rakyat Indonesia Memilihnya.. terlepas curang atau tidak karena kadang yang menunjuk curang justeru dia lebih banyak melakukan kecurangan ibarat menunjuk telunjuk ke depan tapi ibu jari menunjuk dirinya sendiri.
Sudah diduga PDIP akan memberikan nilai merah untuk Rapor 100 hari Pemerintahan SBY - BUdiono tapi bagi Demokrat tidak, justru kemajuan - kemajuan yang didapat hal ini bisa di benarkan karena PDIP melihat dari segi kekurangannya sedangkan Demokrat sebagai partai pendukung pemerintah melihat kelebihan - kelebihannya.
Impeachment oleh MPR yang dilakukan terhadap Gusdur adalah hal lain karena gusdur dipilih oleh MPR itu sendiri sedangkan SBY dipilih oleh rakyat secara langsung walaupun dalam undang - undang MPR bisa melakukan Impeachment tapi akan sulit dilakukan karena wakil rakyat yang duduk di sana mayoritas adalah dari partai pendukung pemerintah.
Atas nama rakyat, menjunjung kebenaran itulah alasan klasik para wakil rakyat yang bersebrangan dengan pemerintah namun bagi Presiden dan pendukung pemerintah melakukan kebijakan pun untuk kesejahteraan rakyat dan berada pada jalur yang benar… lalu siapa yang salah jika memang tujuannya sama untuk kesejahteraan rakyat ???
Yang jelas adalah kursi kekuasaan harus berada pada kelompok atau golongannya sehingga apapun kebijakan yang dilakukan pemerintah yang bukan dari kelompok atau golongannya adalah SALAH ….

No comments:

Post a Comment